Mengalami penyakit tulang belakang merupakan sebuah pengalaman yang pastinya sangat berpengaruh pada kehidupan sehari-hari. Mulai dari aktivitas fisik yang terbatas, hingga rasa tidak percaya diri yang tumbuh jika berada bersama dengan orang lain. Meski demikian, mempunyai penyakit seperti ini bukan berarti tidak bisa ditangani atau tidak bisa hidup dengan normal.

Bagi para penderita skoliosis, sebenarnya penyakit ini masih bisa ditangani. Inilah beberapa hal yang bisa membantu :

1. Observasi

Menggunakan X-ray, dan bukan pengobatan. Dilakukan setiap 6 bulan untuk memeriksa tingkat kelengkungan, biasanya pada anak-anak masih ringan karena tulang melengkung tersebut masih bisa kembali normal.

2. Obat

Bagi penderita dewasa. Digunakan untuk meredakan rasa nyeri yang biasa terjadi. Obat seperti parasetamol atau ibuprofen.

3. Penyangga

Diberikan pada anak-anak yang masih dalam tahap pertumbuhan dengan kemiringan tulang belakang lebih dari 20 derajat, sehingga tidak bertambah.

4. Operasi

Cara terakhir dan paling drastis jika semua metode sudah tidak berhasil. Tulang belakang akan diperkuat menggunakan tangkai baja dan sekrup, dengan efek samping seperti infeksi dan saraf yang rusak.

Salah satu cara lain yang cukup efektif dalam menangani penyakit tulang belakang ini tanpa harus melakukan operasi adalah dengan menggunakan Terapi Chiropractic. Terapi ini bertujuan agar tulang belakang, otot, dan juga saraf bisa dikoreksi ke posisi semula sehingga penyakit ini bisa dikurangi. Chiroindo adalah klinik yang melakukan terapi ini di Indonesia, dan Anda bisa menemukannya di daerah Jakarta.