Ada beragam jenis kue kukus di sekitar kita dan beberapa merupakan kue tradisional yang sudah dikenal sejak lama. Sebagaimana nama kue jenis ini maka proses pematangan adonan dilakukan dengan cara dikukus memakai dandang. Beberapa ibu yang kreatif dan tidak ingin sibuk di atas kompor mengganti dandang dengan magicom. Sah saja dipilih asalkan paham cara pakai nya dan menentukan waktu mengukus dengan tepat supaya hasilnya tetap berkualitas.

Beberapa orang merasa lebih nyaman memilih resep kue yang dikukus terutama jika tidak memiliki oven di rumah. Memang perlu diakui bahwa sebagian besar pastry memang dalam resep dimatangkan dengan cara dipanggang ke dalam oven. Sayangnya tidak semua ibu rumah tangga memiliki oven, kecuali bagi mereka yang memang hoby membuat pastry. Harga oven memang variatif, meski ada yang murah kadang kala tidak semua ibu hoby membuat pastry memutuskan untuk membelinya sebab merasa bisa mengandalkan peralatan masak lainnya seperti dikukus.

Ciri Khas Kue kukus

Kue yang dibuat dengan cara dikukus biasanya memiliki ciri khas yang membedakannya dengan kue yang dipanggang. Adapun ciri khas tersebut antara lain:

1. Adonan Kue Yang Lebih Basah

Adonan kue yang matang karena proses pengukusan membuatnya lebih basah karena melibatkan air dan membuat dandang lembab. Itulah alasan mengapa saat mengukus adonan kue tutup dandang dilapisi kain atau serbet bersih. Guna menekan banyaknya air yang masuk ke adonan dan menjadikannya susah matang dan masih mentah.

2. Tekstur Kue Menjadi Lebih Lembut

Tidak sedikit orang lebih memilih roti kukus dibandingkan dengan kue yang dipanggang ke dalam oven. Misalnya saja untuk kue brownies yang bisa dibuat dengan cara dipanggang ataupun dikukus. Lebih banyak orang menyukai versi yang dikukus karena menjadikannya lebih lembut dan lebih maksimal memanjakan lidah penikmatnya. Kue yang dipanggang memang menjadi kering dan kadang terasa kurang nyaman saat digigit. Namun kembali kepada selera sebab penggemar kue yang dipanggang pun tidaklah sedikit.

3. Rasanya Lebih Manis

Kue yang dibuat dengan cara dikukus biasanya memiliki rasa dan aroma yang lebih kuat dibandingkan dengan kue yang dipanggang. Kue yang dipanggang biasanya kering dan agak keras meski tetap terasa manis berkat campuran gula maupun coklat ke dalam adonan. Namun rasa manis ini nyatanya lebih pekat jika adonan dikukus, sehingga cocok bagi Anda yang suka kue dengan rasa manis maksimal sehingga merasa memiliki teman minum the terbaik.

4. Resiko Gagal Yang Terbilang Kecil

Kue yang dikukus memang perlu diakui memiliki resiko gagal yang kecil, dibanding kue yang perlu di oven. Asalkan takaran bahannya pas maka Anda bisa memeperoleh kue yang enak dan tampilannya juga menarik. Oven sendiri perlu perlakuan khusus supaya adonan bisa mengembang sempurna, tidak gosong, sekaligus matang sempurna. Anda bisa menikmati proses belajar dunia pastry yang lebih simpel dengan kue jenis ini, dikukus adalah pertimbangan menarik.

Kue yang dikukus memang lebih lembut saat masuk ke mulut, itulah mengapa banyak orang menyukainya. Namun bagi yang mengincar kue renyah dan gurih bisa menimbang kue kering dan kue yang matang nya di oven. Sebab pemanggangan membuat adonan kering secara sempurna, supaya kue apapun yang dibuat lebih enak dan aromanya menggoda. Jadikan BlueBand sebagai margarin pada pembuatan adonan. Kualitas BlueBand yang sudah tidak diragukan lagi akan menjadi salah satu faktor keberhasilan membuat kue kukus.

 

Tinggalkan Balasan