Kebutuhan akan suatu perlindungan yang dapat memberikan jaminan keamanan dan biaya agnti rugi atas suatu musibai yang terjadi saat ini menjadi banyak pilihan masyarakat, terutama dalam melindungi akan kendaraan baru yang dimilikinya.

Untuk hal tersebut maka memilih asuransi menjadi pilihan terbaik yang bisa memberikan ketenangan saat kejadian yang tidak diharapkan seperti kecelakaan atau kasus pencurian terjadi pada mobil yang dimiliki.

biaya asuransi mobil baruAkan tetapi harus pula diketahui untuk mendapatkan perlindungan maksimal dari asuransi maka akan ada yang namanya biaya asuransi mobil baru terutama juga mengenai apa saja yang dapat mempengruhi akan biaya asuransi tersebut.

Pada biaya asuransi mobil baru akan terdapat perbedaan saat mengasuransikan mobil bekas, apalagi mobil baru yang diasuransikan memiliki harga yang cukup mahal maka hal tersebut biasany aakan berpengaruh juga kepada biaya asuransinya.

Dan untuk lebih jelasnya berikut ini diantara berbagai macam yang turut mempengaruhi akan biaya asuransi mobil baru.

  1. Jenis asuransi yang dipilih. Untuk asuransi mobil secara umum terbagi dua yaitu asuransi mobul all risk dan asuransi mobil TLO. Pada keduanya memiliki kelebihan masing-masing terutama dalam hal biayanya. Untuk All risk memiliki fasilitas yang dapat mencakup berbagai kerugian yang terjadi pada mobil baik skala kecil atau besar akan tetapi dalam biayanya lebih mahal. Hal ini berbeda dengan asuransi mobil TLO yang lebih murah akan tetapi dalam cakupannya hanya bisa melindungi jika kerusakan mobil minimalnya 75%.
  2. Adanya perluasan jaminan. Dalam perluasan perlindungan mobil misalnya ditambahkan mengenai perlindungan terhadap banjir, tsunami, gempa bumi dan yang lainnya. Adanya perluasan yang dilakukan otomatis akan membuat biaya asuransi mobil baru menjadi bertambah.
  3. Harga mobil. Untuk harga mobil yang memiliki harga mahal maka dalam biaya asuransi atau premi yang dibebankan oleh pihak asurani biasanya akan lebih mahal jika dibandingkan dengan mobil yang memiliki harga biasa. Hal ini dilakukan dalam mengantisipasi berbagai klaim yang terjadi yang membutuhkan biaya atau perawatan yang lebih mahal.