Yandi Softan Munawar, nama pemain sepakbola Indonesia tersebut namanya pasti tidak asing lagi khususnya bagi mereka pecinta olahraga sepakbola. Pemain muda satu ini yang memegang kendali sebagai striker di klub yang dibelanya Arema Cronus, diharapkan dapat menjadi salah satu sosok pemain andalan yang dapat membawa pencerahan bagi persepakbolaan tanah air khususnya timnas muda Indonesia. Yandi Sofyan Munawar yang berasal dari Kota Garut sekaligus merupakan adik kandung dari pemain bola terkenal Indonesia Zainal Arif tersebut, baru-baru ini juga telah mendapatkan pengalaman yang begitu berharga setelah ia mendapatkan kesempatan untuk merumput di liga luar negeri tepatnya di klub Brisbane Roar, Australia.

Walaupun Yandi berstatus sebagai pemain pinjaman dan ia telah kembali dilepas oleh klub Brisbane Roar tersebut, diharapkan Yandi mendapat pengalaman luar biasa yang dapat diambil sehingga dapat memacu skill dan tekhnik permainannya yang jauh lebih berkembang di Liga Indonesia nanti. Pemain asal Kota Garut yang masih berusia 22 tahun tersebut menjalani masa peminjaman dari Arema Cronus untuk bermain di klub Brisbane Roar selama satu musim kompetisi. Saat merumput di salah satu klub Australia tersebut, Yandi Sofyan Munawar menjadi salah satu sosok pemain popular yang cukup menjadi perbincangan. Hal tersebut juga diakui oleh asisten pelatih klub Brisbane Roar yakni Jeff Hopkins yang menuturkan lebih lanjut bahwa Yandi terlihat sangat begitu bekerja keras untuk meningkatkan keterampilan dan skill permainannya saat bersama-sama menjalani latihan di tim Brisbane Roar. Yandi begitu memanfaatkan kesempatan dapat merumput di liga luar negeri itu untuk meningkatkan performa permainannya menggocek sikulit bundar lebih profesional lagi.

Yandi Sofyan Munawar yang membela dan menjadi striker untuk timnas U-23 tersebut setelah mendapatkan kesempatan merumput di luar negeri diharapkan dapat menjadi sosok striker muda yang dapat memberikan prediksi bola akurat sehingga dapat melesatkan gol-gol spektakuler ke gawang lawan. Pengalaman merumputnya Yandi di salah satu klub di Australia tersebut diharapkan pula dapat membawa angin segar bagi pemain sepakbola Indonesia lainnya untuk dapat merasakan pengalaman yang sama yaitu dapat turut serta bermain di liga luar negeri. Harapan sebagai pembuka jalan bagi pemain muda berbakat Indonesia lainnya untuk dapat merasakan iklim kompetisi di Negara lain yang dibuka oleh Yandi tersebut diharapkan dapat membuat skill pemain muda berbakat Indonesia semakin meningkat lagi dan tak kalah hebatnya dibandingkan dengan pemain-pemain asal luar negeri yang selalu dipandang mempunyai kemampuan yang lebih mumpuni dibandingkan dengan pemain tanah air.

Tinggalkan Balasan