Bagi sebagian orang, memenuhi kebutuhan sehari-sehari akan sangat terasa mudah karena memang sudah memiliki bisnis besar dengan keuntungan melimpah, misalnya. Namun demikian, sebagian orangnya lagi tentu akan sangat bersusah payah untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Ditambah lagi, kini biaya hidup sudah semakin tinggi, terutama untuk orang-orang yang tinggal di kota-kota besar.

Karena itulah, banyak orang yang tidak hanya mengandalkan pendapatan dari satu pekerjaan saja untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Misalnya, seorang ibu rumah tangga yang suaminya bekerja, ia juga harus turut membantu keuangan keluarga, seperti misalnya dengan membuka warung kecil-kecilan di rumahnya. Ada juga seseorang yang sudah memiliki pekerjaan tetap dengan gaji pas-pasan, harus juga bekerja tambahan agar dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Mindset Sebelum Memulai Bisnis

Bisa kita lihat pola persamaan dari realitanya, rata-rata pelarian mendapatkan sumber biaya untuk kebutuhan sehari-hari adalah dengan membangun bisnis. Sebetulnya sah-sah saja, melihat semakin kesini bisnis sudah seperti gaya hidup masa kini yang tidak dapat dihindari lagi perkembangannya. Meski demikian, membuka bisnis tidak bisa sembarangan. Membuka bisnis sebaiknya didahulukan dengan perencanaan yang jelas dan konsep matang. Sebab, menjalani bisnis tanpa rencana jelas dan konsep yang matang, semata-mata hanya akan membuang-buang modal.

Selain itu, menjalani bisnis harus penuh kesabaran. Tidak bisa buru-buru ingin sukses, buru-buru ingin besar, padahal usaha yang dikeluarkan belum sepenuhnya dimaksimalkan. Sangat banyak pengusaha-pengusaha sukses yang memulai bisnisnya dari bisnis kecil-kecilan dan lambat laut menjadi besar. Hal ini tentu tidak didapatkan secara instan, melainkan melalui proses yang begtiu panjang. Bahkan, sesudah mencapai kesuksesan, masih ada sukses-sukses berikutnya yang menjadi capaian para pemilik perusahaan besar. Dengan rasa tidak cepat puas, penuh kesabaran, dan kerja keras inilah bisnis akan berkembang menjadi besar.

Untuk membuka sebuah bisnis, tentu ada hal utama yang perlu juga menjadi perhatian selain konsep dan perencanaan, yaitu apa lagi kalau bukan modal. Modal merupakan salah satu dari empat elemen bisnis (modal, bahan baku, Sumber Daya Manusia, dan kemampuan manajemen) yang sangat penting keberadaannya. Bagaimana tidak, jika Anda ingin membuka bisnis, tapi tidak berani atau tidak mau mengeluarkan modal, maka sampai kapanpun bisnis tidak akan pernah berjalan. Entah bisnis itu mengeluarkan modal sedikit atau modal yang banyak. Karenanya, Anda harus pintar-pintar berhitung dan mencari peluang, agar Anda bisa mengeluarkan modal yang sedikit, namun meraih keuntungan besar.

Modal bisnis memang beragam jumlahnya sesuai dengan bisnis apa yang ingin Anda bangun. Misalnya, Anda akan membuat bisnis café. Pertama, tentu Anda harus menentukan siapa dan dari kalangan mana target pengunjung café Anda. Lalu, kemudian memperkirakan budget yang harus dikeluarkan untuk membangun sebuah café. Mulai dari lokasi, bangunan, desain exterior, desain interior, alat-alat penunjang, papan nama, iklan untuk promosi, gaji karyawan, dan lainnya. Urutkanlah mulai dari yang paling besar hingga yang paling mendetil.

Namun, memang klise, modal adalah sebuah elemen bisnis yang tak jarang membuat orang enggan untuk membangun bisnis. Banyak yang mengatakan, justru modal inilah yang sulit didapatkan, sehingga menjadi halangan bagi para pebisnis pemula.

Padahal, sekarang kita sudah berada di zaman yang serba mudah. Tidak perlu lagi khawatir tentang modal. Mengkhawatirkan modal, lalu kemudian urung berbisnis hanya karena masalah modal, justru hanya akan membuang-buang waktu Anda saja.

Sekarang ini kita sudah memasuki era digital yang sediit banyak memberikan emudahan dalam segala hal, termasuk pinjaman uang untuk modal, yaitu dengan memanfaatkan pinjaman online. Banyak sekali penyedia pinjaman online yang tersedia dan tentu snagat memudahkan. Anda hanya perlu memilih di antaranya yang paling tepat dan terpercaya, tentu juga yang tidak memberatkan Anda.

Tak hanya memudahkan, pemanfaatan pinjaman online juga sangat menguntungkan, terlebih bagi Anda yang baru saja akna memulai bisnis. Di mana, pinjaman yang diajukan tanpa harus memberikan jaminan, tanpa membutuhkan syarat yang rumit, dan yang terpenting bisa segera cair dengan cepat. Di antara sekian banyak penyedia pinjaman online, terdapat dua yang terbukti terpercaya, yaitu Lonify pinjaman dana cepat dan Monily.

Cara untuk pengajuan dana cepat ini juga sangat mudah, yaitu Anda hanya perlu mengunjungi masing-masing website, kemudian cermati dan pahami batasan-batasan nilai pijaman dan waktu pengembalian. Nah, ini juga salah satu keuntungan menggunakan fasilitas pinjaman online. Nilai pinjaman dan waktu pengembalian bisa disesuaikan dengan kemampuan Anda sendri, sehingga akan mengurangi resiko terkena denda karena keterlambatan pelunasan. Jadi, sama sekali tidak ada paksaan untuk batasan pengembalian pinjaman.

Meski begitu, Anda harus bijak dalam menentukan nilai pinjaman tersebut agar tidak melebihi nilai kebutuhan Anda. Ada beberapa form yang harus Anda isi guna kelengkapan data-data peminjam yang juga sudah merupakan ketentuan standar.

Sebelumnya, Anda pasti berpikir atau bahkan khawatir, apakah pinjaman uang tanpa jaminan ini akan memberikan dampak buruk ke depannya. Anda tentu tidak perlu khawatir, sebab pinjaman tanpa agunan ini sangat aman dan tidak akan menimbulkan dampak buruk ke depannya. Karena itulah, sejak awal Anda harus mengkalkulasi sendiri dengan bijak dan matang sebelum memutuskan untuk menggunakan layanan pinjaman tanpa jaminan ini. Dengan perhitungan yang teliti, pinjaman online akan menjadi suatu hal yang menghasilkan.

Bagaimana? Mudah saja bukan mendapatkan modal? Nah, selain modal Anda harus tentukan terlebih dahulu bisnis yang cocok untuk Anda. Artinya, bisnis yang Anda jalankan harus sesuai dengan kondisi dan kemampuan Anda, seperti bisnis berdasarkan pasar, yaitu bisnis dengan menyesuaikan target pasar. Misalnya, dengan membuka franchise di kota Anda, sehingga bisnis yang Anda jalankan berada di tempat yang memiliki banyak peluang.

Kedua, bisnis berdasarkan kebutuhan, yaitu Anda membuka suatu bisnis dengan melihat kebutuhan dari suatu tempat yang telah ditargetkan. Misalnya, Anda membuka warung nasi rames di dekat kost mahasiswa. Sudah pasti target utamanya adalah mahasiswa rantau yang yang tinggal di wilayah sekitar kost. Anda tentu mengetahui detilnya, seperti makanan apa saja yang harus dijajakan, berapa harga yang harus ditetapkan agar laris, seberapa porsinya, hingga letaknya. Hal ini menjadi kebutuhan setiap mahasiswa rantau yang kost, sehingga dapat diartikan Anda mendapatkan peluang bisnis dengan melihat kebutuhan tersebut.

Terakhir, yaitu bisnis berdasarkan passion. Nah, inilah salah satu yang paling menyenangkan bagi semua pebisnis. Karena, Anda menggeluti sesuatu yang Anda senangi dan pahami, di saat yang sama juga hal tersebut bisa menghasilkan sesuatu yang menguntungkan. Dengan begitu, bisnis yang dijalankan tidak akan pernah terasa membosankan. Bisa jadi, setiap waktu Anda akan menghasilkan sesuatu yang melebihi target, bahkan mungkin rajin menelurkan inovasi. Untuk mengambil peluang yang demikian, pahami betul apa yang menjadi passion Anda. Goodluck!