Gejala, Penyebab, dan Pengobatan TB Tulang

TB atau tuberkulosis merupakan penyakit akibat bakteri yang menyerang bagian paru-paru manusia. Bakteri yang menyebabkan TB tersebut dikenal dengan nama mycobacterium tuberculosis. Ketika mycobacterium tuberculosis yang menyerang paru-paru menjalar ke bagian tulang manusia, penyakit TB akan menjadi TB tulang. Penyakit TB pada tulang bisa terjadi di bagian tulang manapun, namun kebanyakan menyerang bagian tulang belakang.

Pada umumnya, gejala yang dirasakan penderita tuberkulosis tulang adalah rasa nyeri yang muncul tanpa sebab. Namun selain itu, ada beberapa gejala khusus lain yang perlu Anda ketahui. Berikut ini penjelasan selengkapnya mengenai gejala, penyebab, serta obat untuk penderita tuberkulosis tulang:

Gejala Tuberkulosis Tulang

Mengetahui gejala tuberkulosis tulang sangat penting dilakukan. Tujuannya agar Anda bisa melakukan deteksi dini sehingga dapat memberikan penanganan secara cepat dan tepat. Jika ada gejala yang mirip tuberkulosis tulang, Anda harus segera membawa ke dokter. 

Tuberkulosis tulang biasanya dikenali ketika sudah parah. Hal tersebut lantaran gejala di awal tidak dirasakan dan dikenali oleh penderitanya. Bahkan banyak penderita yang tidak mengeluh sakit. Meskipun begitu, ada beberapa gejala yang patut dicurigai yaitu:

TB Tulang
  1. Mengalami nyeri sendi dan tulang yang sangat parah.
  2. Bengkak pada area tulang.
  3. Kaku.
  4. Ada nanah yang keluar.
  5. Demam.
  6. Sulit bergerak.
  7. Berat badan menurun secara drastis.
  8. Terjadi pembengkakan pada kelenjar getah bening di bagian leher dan selangkangan.

Beberapa penderita terkadang juga mengalami beberapa gejala ringan seperti keringat dingin saat malam hari, demam, merasa cepat lelah, dan turun berat badan tanpa sebab. Jangan mengacuhkan hal tersebut karena jika semakin parah akan muncul gejala seperti:

  1. Paraplegia atau lumpuh.
  2. Lengan menjadi pendek, biasanya terjadi pada anak.
  3. Komplikasi saraf.
  4. Kelainan bentuk tulang.

Penyebab Tuberkulosis Tulang

Sama seperti tuberkulosis paru, TB tulang juga termasuk ke dalam penyakit menular. Seseorang yang mengalami TB bisa menularkan bakteri mycobacterium tuberculosis lewat kontak secara langsung. Biasanya penularan terjadi ketika penderita memercikkan air liur melalui batuk atau bersin. Seseorang yang sudah terjangkit mycobacterium tuberculosis bisa mengalami TB paru kemudian menjalar melalui aliran darah hingga ke bagian tulang.

Namun ada beberapa faktor risiko tuberkulosis tulang lainnya yaitu:

  1. Sistem kekebalan tubuh yang lemah.
  2. Penderita HIV yang memiliki sistem kekebalan tubuh lemah.
  3. Tinggal di daerah dengan banyak penduduk yang menderita TBC.
  4. Tingkat sosial ekonomi yang rendah sehingga membuat kualitas hidup rendah.

Pengobatan Tuberkulosis Tulang

Penderita tuberkulosis tulang harus dibawa ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat. Sama halnya seperti TB paru, tuberkulosis tulang juga bisa diobati dengan terapi maupun obat-obatan. Pengobatan melalui obat-obatan ada dua tahap yaitu:

  1. Tahap 1

Dokter memberikan obat untuk tuberkulosis tulang yang wajib diminum setiap hari. Pada saat mengonsumsi obat ini, dokter akan memberikan pengawasan secara intensif untuk menghindari kekebalan tubuh pada obat.

  1. Tahap 2

Obat yang diberikan dikurangi namun proses konsumsinya lebih panjang dibandingkan tahap 1. Pengobatan ini dilakukan agar bakteri tuberkulosis bisa mati dan menghindari penyakit kambuh.

Itulah informasi yang bisa diberikan mengenai gejala, penyebab, serta pengobatan TB tulang. Anda perlu melakukan pemeriksaan sejak dini agar penyakit tidak semakin parah. Salah satu yang bisa dilakukan yaitu dengan mengetahui gejala dan penyebabnya. Masih membutuhkan informasi lainnya seputar penyakit tuberkulosis? Kunjungi saja platform informasi seputar tuberkulosis yaitu TB Indonesia.

Informasi yang diberikan lengkap mulai dari TBC paru, TBC tulang, TBC anak, dan lain sebagainya. TB Indonesia juga menghadirkan layanan E-Konsultasi yang bisa digunakan untuk berkonsultasi dari manapun dan kapanpun diinginkan. Anda bisa mengakses platform TB Indonesia dengan mengunjungi website resminya yaitu www.tbcindonesia.or.id

Tinggalkan komentar